VVONDERLAND kembali mencuri perhatian dengan karya terbaru mereka berjudul “Blanket & Moon”, sebuah single yang menandai babak baru perjalanan musik mereka di bawah naungan P4 Entertainment dan VMC Music. Kali ini, mereka berkolaborasi bersama penyanyi pendatang baru, Alyssa Ananta, dalam sebuah rilisan yang membawa nuansa romansa sederhana namun penuh makna.
Berasal dari skena kreatif Palembang, VVONDERLAND kini hadir dengan formasi unik yang merentasi batas geografi. Proses kreatif mereka melibatkan tiga titik berbeda iaitu Bayu yang mencipta dari Swiss, Evan sebagai produser asal Palembang yang pernah bersama band Derai, serta Dedek Kamajaya, gitaris virtuoso yang kini berpangkalan di Jakarta. Gabungan ini membentuk identiti sonik yang segar dan berlapis.

Kolaborasi dengan Alyssa Ananta lahir secara organik melalui proses kurasi yang turut melibatkan gitaris legenda Mai ‘Armada’. Beliau yang kini terlibat dalam produksi projek solo Alyssa merasakan keserasian antara suara Alyssa dan demo yang dibawakan VVONDERLAND. Menurut Mai, vokal Alyssa menjadi elemen yang melengkapkan keseluruhan jiwa lagu ini.
Dari sudut musikal, “Blanket & Moon” menampilkan keseimbangan antara bunyi sinematik yang luas dan vokal yang sangat intim. Pendengar akan merasai suasana yang lapang dan atmosferik, namun pada masa yang sama seolah-olah mendengar bisikan emosi secara dekat. Kontras ini menjadikan lagu tersebut unik dan mudah melekat di hati.
Lirik lagu ini pula membawa pendekatan yang jujur dan tanpa pretensi terhadap cinta moden. Ungkapan seperti “secondhand blankets”, “cheapest wine”, “plastic cups”, dan “messy car” menggambarkan realiti romansa yang sederhana tetapi bermakna. Ia bukan tentang kemewahan, tetapi tentang rasa selamat yang lahir daripada kehadiran seseorang yang istimewa.
Secara keseluruhan, “Blanket & Moon” memperlihatkan evolusi VVONDERLAND sebagai sebuah unit muzik yang berani bereksperimen dengan kolaborasi lintas negara dan emosi. Dengan sentuhan produksi moden dan naratif yang dekat dengan kehidupan harian, lagu ini menjadi representasi cinta yang tulus dalam dunia yang tidak sempurna.














